Keutamaan Membaca Ratib
Dalam riwayat lain,tidak ada sebuah rumah yang di
bacakan Ratib pada malam hari,terkecuali ALLAH SWT menjaga rumah tersebut dari
segala bahaya ,hingga malam berikutnya.
Disamping itu pula tertera di dalam kitab WIRDUL IMAM
AL ‘ALLAMATUD DUNYA bahwa sebagian ‘ulama salaf berkata, khasiat Ratib antara
lain:
- Memanjangkan umur
- Menyebabkan Husnul Khotimah bagi mereka yang mendawamkan ratibul haddad ini
- Merupakan penjagaan dari segala bencana ,baik di daratan maupun di lautan serta di udara
- Sangat di anjurkan ,membacanya di tempat sepi ,menghadap kiblat seta dalam keadaan wudhu lantas menyebutkan hajatnya,Insya allah akan di kabulkan apa yang diinginkan
- Terhindar bathin kita sifat kemunafikan & tindakan dzolim
- Memperoleh kemudahan dalam menyelesaikan persoalan dunia dan akherat terjaga di dalam segala hal ihwal nya serta hartanya dan ia akan tertolong dalam menghadapi musuh -musuh nya
- Apabila sebuah rumah di bacakan Ratib maka 40 rumah di sekitarnya pun akan terjaga dari bencana kebakaran dan kecurian
- Barang siapa yang membaca ratib ,ia tidak akan terkena serangan sihir umpama ia terkena sihir maka sihir tersebut akan musnah serta luntur darinya
- Memperoleh rezeki yang melimpah dan halal
- Mendapatkan ketenangan hidup
Alkisah,ada seoarang yang menderita penyakit
keras,datang berkunjung pada Habib Abdullah Al -Haddad ra.(pengarang Ratibul
Haddad) mengadukan sakit yang dideritanya itu kepada beliau.Habib Abdullah
Al-Haddad ra. lantas berkata kepadanya : umur kamu hanya tersisa sedikit
lagi,tetapi bacalah olehmu Ratibul At-Thas karena ratib tersebut memanjangkan
umur.
Ternyata setelah melaksanakan perintah tersebut usia
nya bertambah panjang bahkan ia mempunyai zuriat (anak keturunan)maasya allah.
Dan yang terpenting ratib ini merupakan slah satu saran
ibadah serta alternatib terbaik didalam perjalanan ritual menuju keridhoan
allah swt.Oleh karena itu ratib ini juga terkenal dengan sebutan ” AZIZUL MANAL
WA FAT HU BAABIL WHISOL” yang artinya “pemberian yang sangat berharga dan
penbuka gerbang ma’rifat.
Akhirul kalam ,masih banyak lagi khasiat dan faedah
ratib seperti yang di utarakan dalam kitab sullamut thoolib.Semoga allah swt
memberikan taufik dan hidayah-NYA kepada kita semua untuk dapat mengamalkan
ratib.amin yaa robbal ‘alamin.
Berkata sebagian
ulama ahli salaf, diantara keutamaan ratib ini bagi mereka yang tetap
mengamalkannya, adalah dipanjangkan umur, mendapat Husnul-Khatimah, menjaga
segala kepunyaannya di laut dan di bumi dan senantiasa berada dalam
perlindungan Allah.
Bagi mereka yang mempunyai hajat yang tertentu, membaca ratib pada suatu tempat yang kosong dengan berwudlu, mengadap kiblat dan berniat apa kehendaknya, Insya-Allah dikabulkan oleh Allah. Para salaf berkata Ratib amat mujarrab dalam menyampaikan segala permintaan jika dibacanya sebanyak 41 kali.
Bagi mereka yang mempunyai hajat yang tertentu, membaca ratib pada suatu tempat yang kosong dengan berwudlu, mengadap kiblat dan berniat apa kehendaknya, Insya-Allah dikabulkan oleh Allah. Para salaf berkata Ratib amat mujarrab dalam menyampaikan segala permintaan jika dibacanya sebanyak 41 kali.
Antara kelebihan
ratib ini adalah, ia menjaga rumahnya dan 40 rumah-rumah tetangganya dari
kebakaran, kecurian dan terkena sihir. As-Syeikh Ali Baras berkata: “Apabila
dibaca dalam suatu kampung atau suatu tempat, ia mengamankan ahlinya seperti
dijaga oleh 70 pahlawan yang berkuda. Ratib ini mengandungi rahasia-rahasia
yang bermanfaat. Mereka yang tetap mengamalkannya akan diampunkan Allah
dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di laut.”
Bagi mereka yang
terkena sihir dan membaca ratib, Insya-Allah diselamatkan Allah dengan berkat
Asma’ Allah, ayat-ayat al-Quran dan amalan Nabi Muhammad s.a.w.
Al-Habib Husein bin Abdullah bin Muhammad bin Mohsen bin Husein al-Attas berkata: “Mereka yang mengamalkan ratib dan terpatuk ular niscaya tidak akan terjadi apa-apa pada dirinya. Bagi orang yang takut niscaya akan selamat dari segala yang ditakuti. Pernah ada seorang yang diserang oleh 15 orang pencuri dan dia selamat.”
Pernah datang satu kumpulan mengadu akan hal mereka yang dikelilingi musuh. Al-Habib Husein menyuruh mereka membaca ratib dan beliau jamin Insya-Allah mereka akan selamat.
Disebutkan di dalam kitab al-Qirtas: “Telah menjadi tradisi bagi para sesepuh kami, khususnya tradisi dari al-Habib Husein bin Umar membaca Ratib al-Attas adalah setelah solat Isya’. Kebiasaan itu dilakukan oleh Habib Husein beserta pengikut-pengikutnya secara turun-temurun kecuali di bulan Ramadhan. Adapun di bulan Ramadhan bacaan ratib itu dibaca sebelum solat Isya’. Tetapi bagi yang gemar berzikir banyak yang membaca ratib al-Attas ini di waktu pagi dan di waktu sore, sebab di antara kalimat-kalimat yang dizikirkan ada zikir-zikir yang disunnahkan untuk membacanya di waktu pagi dan di waktu sore seperti tertera di dalam hadis-hadis Nabi s.a.w
Al-Habib Husein bin Abdullah bin Muhammad bin Mohsen bin Husein al-Attas berkata: “Mereka yang mengamalkan ratib dan terpatuk ular niscaya tidak akan terjadi apa-apa pada dirinya. Bagi orang yang takut niscaya akan selamat dari segala yang ditakuti. Pernah ada seorang yang diserang oleh 15 orang pencuri dan dia selamat.”
Pernah datang satu kumpulan mengadu akan hal mereka yang dikelilingi musuh. Al-Habib Husein menyuruh mereka membaca ratib dan beliau jamin Insya-Allah mereka akan selamat.
Disebutkan di dalam kitab al-Qirtas: “Telah menjadi tradisi bagi para sesepuh kami, khususnya tradisi dari al-Habib Husein bin Umar membaca Ratib al-Attas adalah setelah solat Isya’. Kebiasaan itu dilakukan oleh Habib Husein beserta pengikut-pengikutnya secara turun-temurun kecuali di bulan Ramadhan. Adapun di bulan Ramadhan bacaan ratib itu dibaca sebelum solat Isya’. Tetapi bagi yang gemar berzikir banyak yang membaca ratib al-Attas ini di waktu pagi dan di waktu sore, sebab di antara kalimat-kalimat yang dizikirkan ada zikir-zikir yang disunnahkan untuk membacanya di waktu pagi dan di waktu sore seperti tertera di dalam hadis-hadis Nabi s.a.w
Ratib Al-Attas ini
dikarang oleh al-Habib Umar bin Abdurrahman al-Attas dan sekarang telah berusia
kira-kira 400 tahun. Ratib yang dimaksudkan di sini berasal dari perkataan
(rattaba) berarti mengatur atau menyusun. Ratib adalah sesuatu yang tersusun,
teratur dengan rapinya. Ratib al-Attas mengandung zikir, ayat-ayat al-Quran dan
doa-doa yang telah disusun oleh al-Habib Umar bin Abdul Rahman al-Attas yang
juga dibaca pada waktu-waktu yang tertentu. Istilah Ratib digunakan kebanyakkan
di negeri Hadhramaut dalam menyebut zikir-zikir yang biasanya pendek dengan
bilangan zikir yang sedikit (seperti 3, 7, 10, 11 dan 40 kali).
Ratib ini hingga kini banyak dibaca di negara-negara seperti di Afrika termasuk Darussalam, Mombassa dan Afrika Selatan. Juga di Inggris, Burma (Myanmar), India dan negara-negara Arab. Di Afrika disebarkan oleh murid-murid al-Habib Ahmad bin Hasan seperti al-Habib Ahmad Masyhur al-Haddad dan lain-lain. Di India, Kamboja dan Burma oleh al-Habib Abdullah bin Alawi al-Attas. Sehingga sekarang kumpulan-kumpulan ratib al-Habib Umar atau Zawiyah masih diamalkan di Rangoon dan di beberapa daerah di Burma. Tetapi mereka lebih terkenal di sana dengan Tariqah al-Attasiyah
Ratib ini hingga kini banyak dibaca di negara-negara seperti di Afrika termasuk Darussalam, Mombassa dan Afrika Selatan. Juga di Inggris, Burma (Myanmar), India dan negara-negara Arab. Di Afrika disebarkan oleh murid-murid al-Habib Ahmad bin Hasan seperti al-Habib Ahmad Masyhur al-Haddad dan lain-lain. Di India, Kamboja dan Burma oleh al-Habib Abdullah bin Alawi al-Attas. Sehingga sekarang kumpulan-kumpulan ratib al-Habib Umar atau Zawiyah masih diamalkan di Rangoon dan di beberapa daerah di Burma. Tetapi mereka lebih terkenal di sana dengan Tariqah al-Attasiyah
Tidak ada wali Allah
yang meninggalkan dunia ini tanpa mewarisi sesuatu yang bermanfaat bagi ummat
Rasulullah. Diantara para wali yang meninggalkan karya besar ialah Al-Habib
Abdullah bin Alwi Al-Haddad.
Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad telah mewarisi
sebuah wirid yang dinamakan Ratib Al-Haddad. Beliau telah meningalkan sebuah
senjata dan perisai ampuh untuk melawan kerusakan-kerusakan yang disebabkan
gangguan jin dan manusia. Ratib Al-Haddad yang dibaca selepas sholat maghrib
mampu mengamankan diri, keluarga, dan harta-benda orang yang membacanya. Segala
macam jenis sihir, teluh, dan gangguan setan akan dilumpuhkan dan berbalik
mengenai orang yang mengirimnya dengan izin Allah.
Ratib Al-Haddad juga mampu mengusir orang-orang fasik
dan kaum Islam modernis yang membenci Ahlussunnah dari lingkungan kita. Ratib ini
bahkan dapat mendatangkan perlindungan dan keamanan bagi pembacanya dan
kerabatnya dalam aktifitas sehari-hari. Bagi masyarakat muslim Jakarta, membaca
Ratib Al-Haddad merupakan tradisi yang dilakukan setiap malam di rumah orang
yang sedang berhaji.
Di masa sekarang ini amat banyak aliran-aliran sesat
yang berkembang di tanah air kita. Untuk menangkalnya, marilah kita bacakan
ratib Al- Haddan dengan maksud khusus agar kita sekeluarga selamat dari fitnah
aliran sesat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar